Selasa, 03 Mei 2016

Ost AADC?2 "Ratusan Purnama"


#AdaApaDenganCinta2

Foto diambil dari istagram @therealdisastr

Ada Apa Dengan Saya? Baper AADC?2

Susah move on dari Rangga dan Cinta...ya sejak tanggal 28 April 2016 kemarin hatiku rasanya kangen mulu sama kisah mereka. Romantis ? ya sudah pasti menurutku seperti itu. Sosok Cinta yang cantik luar biasa dari scene pertama sampai terakhir sangat sempurna. Dibalut dengan baju macam apapun terlihat pas dimata dan menyejukkan. Begitu juga dengan Rangga, pembawaannya yang cool dan cuek namun tetap mempesona.

Tadinya hari itu tidak ada niatan untuk nonton film AADC?2. Padahal emang tahu sih qlo hari itu pemutaran perdananya. Sampai pas pulang kerja diajak nonton bareng sama teman-teman kerja. Entah kenapa langkahku begitu ringan untuk menyusul mereka ke bioskop. Dan akhirnya kami nonton bersama-sama.

Memang film AADC?2 ini banyak ditunggu penggemar setianya, termasuk Aq. Ini karena film pertamanya ketika Aq masih SMP qlo ga salah. Dan itu booming banget diperfilman Indonesia yang katanya sedang mati suri. Ya..benar saja memang cerita yang berbeda dan seru membuat film ini digandrungi remaja kala itu. Dan setelah 14 tahun...mereka kembali lagi dalam film AADC?2.

Foto diambil dari Instagram @elraava
Waktu-waktu yang berharga sepanjang film sama sekali tidak ingin kulewatkan. Cerita demi cerita bergulir di layar megah Cinemaxx Metropolis Tangerang. Ada seru, haru dan juga lucu. Rasanya tak ingin cepat selesai menikmati film tersebut. Seperti ada perasaan tak ikhlas bila cerita itu berakhir begitu saja.

Dalam AADC?2 setting tempat berada di Jakarta, Jogjakarta dan New York. Dan lebih banyak mengekspose keindahan tempat di Jogja, sebab hampir 60% lokasi syuting berada disana. Kearifan lokal yang alami jauh dari hiruk pikuk keramaian kota besar seperti Jakarta, membuat Jogja begitu mempesona.

Scene yang paling kusuka ketika Cinta, Karmen, Maura dan Milly menikmati musik ajeb-ajeb di Jogja yang menggunakan bahasa Jawa. Dan juga ketika Rangga dan Cinta melihat pentas drama boneka. Dalam scene tersebut seperti tersimpan makna yang dalam. Raut wajah boneka yang melankolis menghadirkan perasaan tersendiri di dalam hati.

Trio Odong meet up di Cinemaxx Metropolis Tangerang
Ada apa dengan Cinta, ada apa dengan Rangga, dan ada apa dengan Aq...Biasanya jarang sekali Aq nonton di bioskop 2 kali untuk film yang sama. Tapi entahlah sungguh berbeda dan aneh yang kurasa seperti tak pernah puas melihat mereka bersama. Dan sekarang pun Aq menjadi stalker sejati poto-poto Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra. Sepertinya efek AADC?2 membawa Baper masal, ditanggal 2 Mei 2016 jumlah penontonnya sudah melewati 1 juta penonton. Sungguh rekor yang luar biasa tentunya. Kira-kira apakah akan melalui rekor 2 juta 7 ratus penonton? Kita liat saja nanti ya...karena animo masyarakat terhadap film ini sungguh luar biasanya, apalagi happy ending.

Aq sudah 2 kali nonton lho...tapi masih pengen nonton lagi, konyol ga sih? Hahaha mungkin untuk sebagian orang gak wajar, tapi ketika kamu mencintai sesuatu bukankah kamu ingin selalu bertemu, selalu menatap dan saling mendekap. Seperti itulah yang Aq rasakan, mungkin butuh waktu ya untuk menjadi normal kembali. Apalagi Aq tipikal orang yang sensitif dan baperan huhuhuhu...dan Aq juga pengen beli kaos AADC?2, semoga bisa kesampaian deh ya....aamiin.


Pose kece dengan Novi dan Mayang sebelum AADC?2
Dari film ini pula mempertemukan Aq dengan Geng Odong. Pada tanggal 1 Mei ’06 kemarin, kami bertiga bisa meet up dan nonton bareng AADC?2 selain dengan mereka, juga ada rekan dekat semasa kerja di Wardah Jatake. Dua gadis manis yang entah habis kondangan dari mana dan tiba-tiba mau nonton juga, ya sudah kutawarkan beli tiket duluan dari pada mereka kehabisan. Masih ada perasaan yang mengganjal...tapi apakah itu? Pasti ini gara-gara CINTA.....





Jumat, 27 November 2015

Jenis Artikel


JENIS-JENIS ARTIKEL

Secara umum,artikel yang disajikan dalam surat kabar terdiri dari : Artikel Praktis,Artikel Analitis dan Artikel Umum.

v  Artikel Praktis

Menyajikan topik dengan tema-tema ringan.Biasanya bersifat tutorial yakni tulisan yang mengupas masalah-masalah mengenai cara melakukan sesuatu(tips/kiat).Artikel ini lebih menekankan pada aspek ketelitian dan keterampilan daripada masalah pengamatan dan pengembangan pengetahuan serta analisis peristiwa.Penyampaian menggunakan pola kronologis.Artinya pesan disusun berdasarkan urutan waktu atau tahapan pekerjaan.

v  Artikel Analitis

Topik yang dikupas merujuk pada pendekatan akademis.Topik yang diangkat cenderung masalah yang serius,dan biasanya ditulis oleh orang-orang yang ahli dibidangnya.Misal maslah ekonomi yang ditulis oleh praktisi,pakar ekonomi,atau akademisi yang benar-benar berkompeten dibidang ekonomi.

Karakter artikel ini biasanya menggunakan pendekatan tinjauan penulis yang menggiring pembaca untuk mengikti jalan pemikirannya.Penulis memandu pembaca untuk memeahami suatu persoalan yang dikupas ,kemudian memeberikan saran,solusi atau kesimpulan.
Contohnya Harian Kompas yang sering menyajikan artikel analitis mengenai perekonomian setiap Senin.

 

v  Artikel Umum

Pada dasarnya sama dengan artikel analitis,yaitu mengupas topik menggunakan analisis-analisis dan pendekatan akademis.Biasanya ditulis oleh siapa saja yang minat pada topik tertentu.Misal seorang ahli jiwa menulis artikel tentang korupsi,padahal korupsi merupak tindak pidana yang lazimnya menjadi perhatian ahli hukum atau kriminolog.Dan merekalah yang mempunyai kedekatan pandangan berdasarkan keberkaitan permaslahan dengan keilmuan.Namun seorang ahli jiwa dapat membahas tindak pidana korupsi menurut sudut pandang pengetahuan dan keilmuannya.

Karakteristik artikel umum memaparkan suatu permasalahan dari sudut pandang beragam tergantung dengan bidang dan keahlian penulisnya.Dengan demikian penyelesaian,kesimpulan atau solusi disampaikan dalam nuansa yang beragam.

ARTIKEL



ARTIKEL

DEFINISI ARTIKEL
  • Fakta yang dianalisis sehingga memunculkan pendapat penulis  atas fakta itu. 
  • Opini yang disampaikan pembaca terhadap masalah aktual yang menyita perhatian masyarakat
  • Fakta ditambah opini.
Sedangkan opini adalah proses menggabungkan pikiran,perasaan,dan pendapat yang diungkapkan oleh khalayak secara pribadi atau kelompok terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah atau peristiwa yang mengandung konflik.
Dalam penyajiannya artikel berisi pandangan – pandangan yang disertai gagasan-gagasan yang bertujuan memberitahu(informatif),memepengaruhi(persuasif)atau menhibur(rekreatif).Artikel menawarkan solusi untuk menyelesaikan masalah.
Dalam surat kabar,artikel dipisah dari kelompok berita dan masuk dalam kelompok opini bersama dengan tajuk rencana(editorial),karikatur,pojok,kolom, dan surat pembaca.
Artikel menyajikan fakta berdasarkan pandangan atau penilaian seseorang,sehingga ulasan bernilai subjektif.Sedangkan berita menyajikan fakta berdasarkan norma dan etika jurnalistik,tanpa disertai pandangan atau pendapat dari penulisnya atau bersifat objektif.
Karakteristik artikel dalam surat kabar(Sumadiria,2004:4-7) sebagai berikut :

1. Ditulis dengan atas nama(by the line story),yaitu dalam penulisan artikel nama penulis dicantumkan dengan jelas ,karena artikel merupakan karya individu.
2. Aktual ,yakni mengandung gagasan baru.Gagasan suatu peristiwa yang menyita perhatian khalayak dan belum banyak dibahas oleh penulis lain.Atau mengambil dari sudut pandang yang lain dari peristiwa yang sudah pernah dibahas oleh penulis lain.
3.  Menyangkut kepentingan khalayak,bukan kepentingan sendiri sehingga bermanfaat bagi khalayak.
4.  Referensial,artinya artikel didukung oleh ilmu dan pengetahuan luas yang diperoleh dari berbagai sumber bacaan,seperti buku,surat kabar,majalah,jurnal atau internet.Dukungan tersebut diperlukan agar artikel yang ditulis merujuk pada kekuatan logika atau akal sehat(common sense) sehingga dapat dibedakan dengan fiksi yang mengandalkan imajinasi.
5. Menggunakan bahasa jurnalistik,yakni gaya bahasa yang sederhana ,jelas ,lugas,menarik dan komunikatif.Yang paling penting menggunakan kata atau istilah yang dimengerti oleh khalayak luas.
6. Singkat,artinya ditulis secara ringkas dan langsung mengarah pada pokok permasalahan.
7. Orisinal,artikel yang ditulis merupakan karya asli bukan bajakan atau jiplakan(plagiat).

Selasa, 08 September 2015

Cinta Tak Menyambut

Ketika kita mencintai seseorang dengan penuh rasa sukacita namun dia hanya memandang dengan sebelah mata sungguh bukan hal yang membahagiakan sama sekali.Segala upaya perhatian telah dicurahkan namun tak mampu menembus benteng hati yang paling dalam,bagaimana bisa masuk sedangkan menyentuhnya sedikit pun aku tiada mampu.Pilihan ada pada diri kita memanjakannya dan berharap dia segera sadar dengan berbagai upaya yang kita lakukan atau berhenti mengejarnya dan mencoba menghapus rasa itu secara perlahan.Kedua pilihan tersebut kadang kala sulit ditempuh oleh beberapa orang.Namun sebagian orang yang menghadapi dilema ini bisa dengan mudah mengubah perasaan mereka sampai 180 '.
Untuk teman yang sedang merasakan hal seperti ini,coba tanyakan pada diri kalian.Seberapa pantaskah orang yang kalian perjuangkan...Sertakan Allah pada setiap pilihanmu.Jika dia memang baik untukmu panjatkanlah doa agar dia berada di dekatmu.Apabila dia tidak cukup baik untukmu panjatkanlah doa agar dia dijauhkan darimu.

Jumat, 20 Februari 2015

Korban Bius Buvanest Spinal


Hasil gambar untuk jarum suntik anestesi

Obat bius tersebut telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 2 orang menurut penuturan Humas RS Siloam Karawaci Tangerang.Yaitu mereka adalah seorang pria yang sedang menjalani operasi urologi atau saluran kemih sedangkan yang satunya adalah seorang perempuan yang sedang hamil yang siap melakukan operasi caesar yang diketahui namanya adalah Rielda Amanda.
Hal tersebut terjadi pada 11 Februari 2015 ,ketika dokter menyuntikkan obat bius Buvanest Spinal yang dikeluarkan oleh Kalbe Farma.Menurut penuturan Ary Avianto suami dari Rielda Amanda,setelah proses penyuntikan tersebut sang istri mengeluhkan gatal-gatal di area bekas suntikan tersebut.Dokter sempat mengira itu adalah alergi biasa,namun tak berapa lama kemudian pasien mengalami kejang-kejang yang cukup hebat apalagi di bagian kaki.

Hasil gambar untuk rs siloam karawaci tangerangDengan kondisi tersebut tim dokter berusaha untuk menyelamatkan bayi dalam kandungan pasien itu melalui operasi caesar.Proses yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit tersebut berhasil menyelamatkan bayi perempuan yang beratnya 2,88 kilogram dan panjang 47 sentimeter.Setelah itu tim dokter berusaha menangani Rielda dengan memberikan bius total.Setelah koma selama 30 jam pasien tersebut dinyatakan meninggal.

Kasus ini terjadi karena obat bius yang digunakan tersebut tidak sesuai antara kemasan dan isinya,yang seharusnya buvanest tetapi isinya asam tranexamat golongan antifibrinolitik yang digunakan untuk mengentalkan darah untuk proses mengurangi pendarahan.Dan pada tanggal 12 Februari 2015 pihak Kalbe Farma telah menarik massal seluruh peredaran Buvanest Spinal 0,5% Heavy 4 ml dan Asam Tranexamat Generik 500mg/Amp 5ml dengan batch no 629668 dan 630025.


http://www.tempo.co/read/news/2015/02/20/173643912/Korban-Bius-Buvanest-Spinal-Kalbe-Kejang-Hebat-Lalu
http://www.tempo.co/read/news/2015/02/19/083643697/Kronologi-Korban-Obat-Bius-Bermasalah
http://www.merdeka.com/peristiwa/obat-bius-berisi-pengental-darah-produksi-buvanest-spinal-disetop.html
http://www.tempo.co/read/news/2015/02/18/173643556/Kasus-Obat-Anestesi-Puan-Kalbe-Farma-Sudah-Diperingatkan